#

Makalah Perbedaan Tisu Basah dan Tisu Kering



PENDAHULUAN

Tisu basah dan tisu kering merupakan produk yang sangat umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Baik tisu basah maupun tisu kering memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Tisu basah digunakan untuk membersihkan area yang lebih kotor dan lebih lembap, sedangkan tisu kering biasanya digunakan untuk membersihkan area yang lebih kering dan tidak terlalu kotor. Dalam makalah ini, akan dibahas lebih lanjut tentang tisu basah dan tisu kering, termasuk sejarah, bahan baku, penggunaan, manfaat, serta dampak lingkungan dari kedua produk ini.


SEJARAH TISU BASAH DAN TISU KERING

Tisu basah pertama kali diperkenalkan pada tahun 1957 oleh perusahaan Jepang bernama Lion Corporation dengan nama merek Baby Wipes. Tisu basah pada saat itu digunakan khusus untuk membersihkan bayi ketika mengganti popok. Kemudian, pada tahun 1963, merek Pampers mengeluarkan produk tisu basah yang dikemas dalam kemasan plastik sehingga lebih mudah digunakan dan disimpan.

Sedangkan tisu kering pertama kali diperkenalkan pada tahun 1920-an oleh perusahaan Kimberly-Clark, dengan merek Kotex. Tisu kering pada saat itu digunakan khusus untuk perempuan yang sedang menstruasi. Kemudian, pada tahun 1930-an, merek Kleenex mengeluarkan produk tisu kering yang dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti membersihkan hidung.


BAHAN BAKU

Tisu basah umumnya terbuat dari kain atau kertas yang diberi cairan pembersih dan bahan pelembab. Cairan pembersih yang digunakan dalam tisu basah biasanya mengandung alkohol atau bahan kimia lainnya yang dapat membunuh kuman dan membersihkan kotoran. Bahan pelembab yang digunakan dalam tisu basah bertujuan untuk menjaga kelembaban dan kesehatan kulit.

Sedangkan tisu kering umumnya terbuat dari kertas, serat kayu, atau bahan-bahan sintetis lainnya. Bahan baku yang digunakan dalam tisu kering harus memiliki kualitas yang baik dan mampu menyerap air dan minyak dengan baik.


PENGGUNAAN

Tisu basah biasanya digunakan untuk membersihkan area yang lebih kotor dan lebih lembap, seperti membersihkan tangan, wajah, atau benda-benda lainnya. Tisu basah juga dapat digunakan untuk membersihkan noda pada pakaian atau membersihkan permukaan meja.

Sedangkan tisu kering biasanya digunakan untuk membersihkan area yang lebih kering dan tidak terlalu kotor, seperti membersihkan hidung atau menghapus make-up. Tisu kering juga dapat digunakan untuk mengeringkan tangan atau benda-benda lainnya.


MANFAAT

Tisu basah dan tisu kering memiliki manfaat yang berbeda-beda. Beberapa manfaat dari tisu basah antara lain:

  1. Membersihkan dengan lebih efektif: Tisu basah dapat membersihkan lebih efektif dibandingkan tisu kering karena cairan pembersih yang terkandung di dalamnya dapat membunuh kuman dan membersihkan kotoran lebih baik.
  2. Praktis dan mudah digunakan: Tisu basah sudah terisi cairan pembersih dan bahan pelembab sehingga tidak perlu lagi menyediakan air dan sabun untuk membersihkan area yang kotor.
  3. Dapat digunakan di mana saja: Tisu basah dapat digunakan di mana saja, baik di rumah, di kantor, atau saat bepergian. Kemasan tisu basah yang praktis juga memudahkan pengguna untuk membawanya ke mana saja.


Beberapa manfaat dari tisu kering antara lain:

  1. Menyerap air dan minyak: Tisu kering dapat menyerap air dan minyak dengan baik, sehingga cocok digunakan untuk membersihkan area yang tidak terlalu kotor dan lebih kering.
  2. Praktis dan mudah digunakan: Tisu kering juga praktis dan mudah digunakan, karena sudah terdapat dalam bentuk lembaran yang siap pakai.
  3. Dapat digunakan di mana saja: Seperti tisu basah, tisu kering juga dapat digunakan di mana saja, baik di rumah, di kantor, atau saat bepergian.


DAMPAK LINGKUNGAN

Meskipun tisu basah dan tisu kering memiliki manfaat yang banyak, namun penggunaannya juga memiliki dampak lingkungan yang tidak dapat diabaikan. Kemasan tisu basah dan tisu kering yang bersifat sekali pakai dapat menghasilkan limbah yang sulit terurai di alam, sehingga dapat menimbulkan polusi lingkungan.

Selain itu, beberapa merek tisu basah juga mengandung bahan kimia berbahaya seperti paraben dan phthalate yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan.

Untuk mengurangi dampak lingkungan dari penggunaan tisu basah dan tisu kering, beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Gunakan tisu basah dan tisu kering yang ramah lingkungan, seperti yang terbuat dari bahan-bahan daur ulang atau bahan-bahan organik.
  2. Gunakan tisu basah dan tisu kering secara bijak, yaitu hanya saat benar-benar dibutuhkan.
  3. Buang tisu basah dan tisu kering pada tempat sampah yang sesuai dan hindari membuangnya ke lingkungan.
  4. Pilih merek tisu basah dan tisu kering yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya untuk kesehatan manusia dan lingkungan.


KESIMPULAN

Tisu basah dan tisu kering merupakan produk yang sangat umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun keduanya memiliki kegunaan yang berbeda-beda, namun keduanya memiliki manfaat dan dampak lingkungan yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, penggunaan tisu basah dan tisu kering sebaiknya dilakukan secara bijak dan ramah lingkungan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan manusia.

0 Komentar untuk "Makalah Perbedaan Tisu Basah dan Tisu Kering"

Back To Top